Showing posts with label DEWA. Show all posts
Showing posts with label DEWA. Show all posts

Sunday, 11 December 2011

Hari ini Hari Ahad.. Esok Selangor cuti.. Aduuuhhh...

Tatkala aku menaip ni tenagaku aku rasakan hanya tinggal separuh sahaja lagi sebelum aku ‘pengsan’ sementara untuk menyampai ke hari yang baru..

Padahal hari ini bukanlah aku lalui kehidupan yang sesibuk semalam dan hari sebelumnya iaitu Jumaat.

Jumaat lalu sebaik selesai tugasku aku bergegas ke Balakong untuk menziarahi kedua ibu bapaku dan juga ketiga-tiga anak buahku yang berada disana. Oh ya.. isteriku tidak bekerja hari tersebut sebab mengambil cuti gantian menyebabkan aku terus sahaja ke rumah ibu bapaku tanpa perlu berhenti di Hentian Komuter Serdang. Sebaik tiba, Ameer dan Areef yang juga baru selamat ‘Masuk Jawi’ pada minggu lepas kelihatan amat girang sebaik melihatku di pintu pagar rumah ibu bapaku.. ‘Nenek.. PakNgah datang..’ jerit Ameer dan Areef kepada ibuku yang berada di kebun belakang rumah.. Tangan ibu dan bapaku ku kucup dan seterusnya sambil bersembang-sembang dan menjamah hidangan sate yang kakakku beli di kajang sebentar tadi. Kebiasaannya tanpa sate, ibuku seakan faham dan akan memasak sup ayam kegemaranku setiap kali aku kesana. Setelah agak lama aku pun beransur pulang memandangkan malam itu malam NOS dan aku akan bergerak awal untuk ke Petronas Tesco Ampang..

Setelah tiba dirumah dan menyiapkan diri aku keluar semula dan menuju ke tapak NOS. Di NOS malam itu kelibat rakan-rakan lama Kenarianz muncul kembali.. Setelah selesai makan-makan di Warung Brader Atan jam pun dah menunjukkan jam 12.10minit tengah malam aku bergerak pula ke AU3 untuk satu urusan penting disana.. Urusanku selesai pada jam 4 pagi di AU3 dan perlahan-lahan aku gagahkan memandu The Red1 kesayanganku untuk pulang kerumah. Dekat pukul 5 pagi jugak baru aku lelapkan mata.. dan dengan itu selesailah urusanku pada hari jumaat itu..

Kadang-kadang aku terfikir, aku ni penat sebab aku ni dah makin berumur atau penat sebab terlalu banyak kerja atau yang paling aku takut, aku penat sebab buat yang tak sepatutnya aku buat.. Sebab itulah pada setiap hari aku telah rancang aku akan selesaikan 2 atau 3 perkara penting didalam kerjaku sebelum aku boleh bersenang-senang dihadapan Lap Top untuk melayan internet dan sebagainya.. Tetapi memandangkan kerja dibahagian Procurement kadangkala memerlukan kita bergaul dengan BiG Shot membuatkan apa yang kita rancang dipermulaan hari sering terbabas disebabkan adjustment masa yang perlu dilakukan untuk mengikuti masa Big Shot tersebut.. Sebelum korang salah faham, Big Shot yang aku maksudkan ialah Pengurus-pengurus kanan ditempat kerjaku.. oklah.. Kita lupakan sementara tentang kesibukkan aku di opis..

Entah mengapa aku kerap….



Sampai ke ayat ini tiba-tiba fikiran aku jadi kosong.. hmmm.. aku tiba-tiba Blur…. Aku perlukan rehat…. Nanti la aku sambung dilain masa ya… Sambil rasa tak puas hati sebab aku tak habiskan entri aku ni apa kata korang layan lagu dari DEWA 19 ini..

Saturday, 15 August 2009

Video Klip & Muzik


Siapa yang tak kenal DEWA atau DEWA19 atau Ahmad Dhani atau Once atau Andra & The Back Bone atau The Rock Band.. Kalau kenal atau tahu serba sedikit mengenai apa yang aku tulis kat atas tu maka korang akan kenal siapa "Mastermind" atau "Genius Musician" yang menghasilkan semua produk tersebut. Siapa lagi kalau bukan Ahmad Dhani.. Selain muzik beliau turut tidak melupakan pegangan ugama yang dianutinya iaitu Ugama Islam. Pengikut Tarekat yang sentiasa belajar sehingga kini serta mempunyai 3 orang Buah Hati kesayangannya yang sangat comel. Clip video dibawah merupakan nyanyian anak2 beliau..

Lucky Laki - Superman



Artist : The Lucky Laki
Lirik Lagu : The Lucky Laki - Bukan Superman

The Lucky Laki - Bukan Superman


Aku bukanlah superman
aku juga bisa nangis
jika kekasih hatiku
pergi meninggalkan aku

Ayahku selalu berkata padaku
Laki2 tak boleh nangis
Harus selalu kuat
harus selalu tangguh
harus bisa jadi tahan banting

Tapi ternyata sakitnya cinta buat aku menangis

Reff: Aku bukanlah superman
aku juga bisa nangis
jika kekasih hatiku
pergi meninggalkan aku

Ayahku selalu memarahi aku
Jika jatuh airmataku
Kata ayah s’lalu
Airmata itu
Adalah tanda kelemahan

Tapi ternyata airmataku
Ternyata jatuh juga . . . . .

(kembali ke Reff)

Ayahku tersayang
Maafkanlah aku
Jika aku masih menangis

Masih belum bisa
Menjadi seperti
Apa yang ayah selalu mau

Kita berjanji
tuk tidak lagi
Menagis karna cinta

(kembali ke Reff 3x)




Kuburan Band

Kuburan Band.. Huhu.. lawak betul nama band ni.. memula korang tgk "make up" diaorg dan bandingkan dgn yang ni..


KUBURAN Band
(1st single from 2nd Album)



Kuburan Lupa Lupa Tapi Ingat
# Lirik #

Leee mari mari rame rame kita kumpul tapi gak kebo
Leee bukan nyanyi tulo tulo mari kita nyanyi yo

[*]
Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Ingat, ingat ingat ingat, cuman ingat kuncinya
Ingat, aku ingat ingat, cuman ingat kuncinya

[**]
C A minor D minor ke G ke
C lagi A minor D minor ke G ke
C lagi A minor D minor ke G ke
C lagi

Back to [*] [**]

C A minor D minor Ke G ke
C lagi A minor Demi moore ke C
Ke C lagi D minor ke G ke C lagi A minor D minor ke G ke C lagi A minor D minor Ke G Ke C lagi A minor D minor ke G ke C lagi

Nah abis dari C kita kemana nih,
Sudahlah kita ke C lagi saja (ke C lagi) jangan pusing-pusing
Tau nih kayaknya ke C lagi aja (ke C lagi) jangan ngikutin teruslah
Berantakan ini yang dapet (ke C lagi)
Ey yang bener udahlah ganti ini
Ke C lagi ke c lagi (ke C minoor)

sempoi btul lirik lagu ni.. hahaha.. make up ganaz giler cuma lagu je yg lawaks skit...

Monday, 25 May 2009

Madu 3 - Ahmad Dhani version



Hmm.. Dia merupakan pemuzik yang paling aku gemari, respect dan kagumi.. Hmm.. Mungkin ada maksud dan sebab2 tertentu mengapa dia hanya menyanyikan kembali serta menukar music arrangement Seniman Agung Tan Sri P.Ramlee.. err.. disamping video yg sedikit agak keterlaluan... Apapun sendiri nilaikan...

Wednesday, 24 December 2008

Sejarah DEWA

Selain Metallica, DEWA @ DEWA19 merupakan band favorite aku from Indonesia. Diaorg ni Music Genius kat sana.. Hmmm.. korang baca je lah history DEWA ni ek.. Kalu x paham buat2 paham dah le...



Pada tahun 1986, empat siswa SMPN 6 Surabaya mulai merenda mimpi - mimpi indah menjadi musisi terkenal. Dengan kemampuan pas - pasan mereka mengibarkan bendera DEWA. Nama ini bukan sekedar gagah - gagahan, melainkan akronim dari nama mereka berempat : Dhani Manaf [Keyboard, Vokal], Erwin Prasetya [Bass], Wawan Juniarso [Drum], dan Andra Junaidi [Gitar]. Waktu itu kegilaan mereka pada musik sudah terlihat. Tidak jarang masing - masing terpaksa bolos sekolah, sekedar untuk bisa
ngumpul dan genjrang - genjreng memainkan alat musik. Rumah Wawan di jalan Darmawangsa Dalam Selatan No. 7, yang terletak di salah satu sudut komplek Universitas Airlangga, menjadi markas mereka karena disana terdapat seperangkat alat musik walaupun seadanya namun Dewa bisa berlatih sepuasnya.

Yang membedakan Dewa dengan grup Surabaya lainnya ketika itu adalah warna musik yang mereka mainkan. Kalau grup lain gemar membawakan aliran heavy metal milik Judas Priest atau Iron Maiden, Dewa muncul dengan lagu - lagu milik Toto yang lebih ngepop. Hanya semuanya berubah ketika Erwin yang doyan jazz mulai memperkenalkan musik fudion dari Casiopea. Andra dan Dhani yang semula manteng di jalur rock, akhirnya ikutan juga. Format musik Dewa pun perlahan - lahan bergeser, bahkan mereka bukan
cuma memainkan lagu - lagu Casiopea, tapi juga karya dari musisi jazz beken lainnya seperti Chick Corea atau Uzeb. Dhani, Erwin, dan Andra lantas berangan - angan ingin seperti Krakatau atau Karimata, dua kelompok jazz yang lagi kondang saat itu. Ini membuat Wawan murung, penggemar berat musik rock ini merasa warna Dewa sudah keluar jalur. Akhirnya Wawan memutuskan keluar pada tahun 1988 dan bergabung dengan Outsider yang antara lain beranggotakan Ari Lasso. Setahun kemudian menyeberang ke Pythagoras. Posisi Wawan di Dewa lantas digantikan kakak kelasnya, Salman. Nama Dewa pun berubah menjadi Down Beat, diambil dari nama sebuah majalah jazz terbitan Amerika.

Untuk kawasan Jawa Timur dan sekitarnya, nama Down Beat cukup dikenal terutama setelah berhasil merajai panggung festival. Sebut saja Festival Jazz Remaja se-Jawa Timur, juara I Festival band SLTA '90 atau juara II Jarum Super Fiesta Musik. Sementara itu Pythagoras pun berhasil jadi finalis Festival Rock Indonesia yang digelar promotor Log Zhelebor. Tapi bagi keempat cowok yang secara psikologis masih dalam pencarian jati diri itu, jazz ternyata juga hanya sebuah persinggahan. Begitu nama Slank berkibar impian mereka pun berubah. Wawan Juniarso segera dipanggil kembali untuk menghidupkan Dewa dan Ari Lasso ikut bergabung. Nama Dewa kembali tegak, bedanya kali ini pakai embel - embel 19 semata karena rata - rata usia pemainnya 19 tahun. Seperti halnya Slank, Dewa 19 pun mencampuradukkan beragam musik jadi satu : pop, rock, bahkan jazz, sehingga melahirkan alternatif baru bagi khasanah musik Indonesia saat itu. Teman sekelas Wawan, Harun rupanya tertarik oleh konsep tersebut dan segera mengucurkan dana Rp. 10 juta untuk memodali teman - temannya rekaman. Tapi karena di Surabaya tidak ada studio yang memenuhi syarat, mereka terpaksa ke Jakarta padahal jumlah dana tadi jelas pas - pasan. Walhasil mereka harus ngirit habis - habisan, segala hal dikerjakan sendiri termasuk mengangkat barang dan sebagainya. Tapi disini musikalitas mereka teruji.

Album perdana, 19 rampung cuma 25 shift saja. Termasuk luar biasa buat ukuran musisi daerah yang baru saja menginjak rimba ibukota. Dengan master di tangan, Dhani gentayangan dari satu perusahaan rekaman satu ke perusahaan rekaman lain pakai bus kota, sementara Erwin, Wawan, Andra dan Ari menunggu hasilnya di Surabaya. Sempat ditolak sana - sini, master itu akhirnya dilirik oleh Jan Djuhana dari Team Records, yang pernah sukses melejitkan Kla Project.Di luar dugaan, angka penjualan album 19 meledak dipasaran, setelah melewati angka 300.000 kopi, pihak BASF mengganjar mereka dengan dua penghargaan sekaligus. Masing - masing untuk kategori Pendatang Baru Terbaik dan Album Terlaris 1993. Dalam pembuatan album Format Masa Depan diwarnai oleh hengkangnya Wawan Juniarso karena tidak adanya kecocokan diantaranya.

Setelah itu dalam pembuatan album berikutnya Dewa menggunakan additional music untuk drummernya yang antara lain : Ronald dan Rere. Setelah album Terbaik - Terbaik selesai, masuklah Wong Aksan menempati posisi drummer. Namun setelah menyelesaikan pembuatan album Pandawa Lima, pada tanggal 04 Juni 1998 Wong Aksan dikeluarkan dari Dewa 19, sebab pukulan dram Aksan dinilai mengarah ke musik jazz dan sebagai gantinya masuklah Bimo Sulaksono (mantan anggota Netral)
karena dirasakan bahwa Dewa 19 akan konsentrasi dijalur musik rock, dan membutuhkan seorang drummer dengan tipikal permainan musik rock. Bimo pun akhirnya hengkang dari grup ini dan bergabung dengan Bebi untuk membentuk grup Romeo.

Ditengah masalah pergantian personil ditubuh Dewa, masih ada masalah lain yang lebih berat yaitu dua orang personil Dewa Ari & Erwin mengalami ketergantungan Narkoba. Hal ini menyebabkan Dewa vakum dalam dunia musik Indonesia. Ari Lasso yang sangat sulit dihubungi sempat menyebabkan Album bintang 5 tertunda. Erwin memutuskan untuk masuk rehabilitasi dan pesantren untuk menghilangkan kebiasaan buruknya itu. Akhirnya setelah melewati waktu yang cukup lama Erwin berhasil sembuh total dan mulai mempersiapkan diri untuk menyelesaikan Album ke 5, meskipun Erwin hanya sebagai Additional player. Tapi masalah tidak berakhir sampai disitu, karena Ari Lasso semakin sulit dihubungi, akhirnya Dewa memutuskan untuk mencari pengganti Vokalis yang ikut membesarkan nama Dewa itu. Akhirnya Dhani bertemu dengan Elfonda”Once”Mekel dan mengajak untuk bergabung. Karena posisi drummer masih kosong, Dewa juga memutuskan untuk mencari pengganti Bimo. Kebetulan Once mempunyai teman seorang Drummer yaitu Tyo Nugros yang akhirnya resmi menjadi Drummer Dewa

Setelah cukup lama menyiapkan materi untuk album ke lima yang bertajuk “Bintang Lima” pada tahun 2000 album ini berhasil di release. Ternyata dengan pergantian 2 orang personil di tubuh Dewa tersebut membawa angin segar, dengan meledaknya Album Dewa yang kelima tersebut. Erwin kembali resmi menjadi bassit Dewa. Dan diharapkan ini adalah formasi terakhir Dewa. Berhasilnya Album kelima memacu Dewa untuk segera membuat Album selanjutnya, yaitu Album enam yang diberi judul “Cintailah
Cinta”. Album ini dipersiapkan secara matang dan terkonsep, sehingga dalam kurun waktu yang cukup singkat akhirnya album ini bisa di release awal tahun 2002. Ditengah-tengah release album keenam ini banyak masalah yang muncul. Diawali dengan kasus judul lagu “Arjuna Mencari Cinta” yang dipermasalahkan dan akhirnya Dewa memutuskan untuk mengganti judul tersebut menjadi “Arjuna”. Belum selesai masalah judul lagu Dewa kembali harus kehilangan seorang personilnya. Erwin mundur dari Dewa kabarnya dipicu beberapa hal yang konon tidak bisa ditolerir lagi , yang berhubungan dengan masalah Manajemen. Dewa memutuskan untuk mencari pengganti Erwin dan muncul satu nama yaitu Yuke bassist band The Groove. Yuke diajak bergabung sebagai additional player. Dengan diterpa berbagai masalah yang silih berganti tersebut tidak menyurutkan semangat Dewa untuk tetap eksis. Bahkan semakin membesarkan namanya sebagai Band yang paling berkibar di blantika musik Indonesia.

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin